Konsultan SEO | Doni Irawan

Popularitas Film Barat di Indonesia

Film Barat

Kemunculan kembali jaringan bioskop nasional di Indonesia menjadikan peluang untuk memutar film-film produksi terbaru semakin terbuka. Hal tersebut juga mendapat respon positif dari iindustri film nasional yang kembali menggeliat dengan banyaknya produksi film beberapa tahun terakhir ini. Meskipun masih mengalami stagnasi dalam variasi tema dan gaya bertutur dalam film yang ada, namun setidaknya kuantitas film yang diproduksi cukup menggembirakan dan menunjukkan kebangkitan film nasional. Beberapa masalah mengenai pajak film barat yang sempat hangat beberapa waktu yang lalu sepertinya juga telah dilupakan dengan tetap banyaknya film baru Hollywood yang didatangkan untuk diputar di jaringan biskop naasional. Jumlah penduduk dan antusiasme penonton Indonesia sepertinya masih dinilai menjanjikan oleh distributor film luar sehingga jika mereka memutuskan untuk tidak mendistribusikan film mereka ke tanah air, mereka juga akan mengalami penurunan penjualan akibat berkurangnya pasar penonton film secara keseluruhan.

Film – film produksi Amerika masih mendominasi film impor yang diputar di Indonesia. Ketidaktertarikan penonton Indonesia terhadap film Eropa masih belum dapat ditelaah dengan jelas. Apakah karena kurangnya publikasi atau popularitas pemain yang ada, atau karena sebab-sebab lain. Populasi film barat yang diputar di bioskop dalam negeri sepertinya sudah cukup berimbang dengan film produksi lokal, namun total jumlah penonton sepertinya masih  lebih banyak daripada penonton film lokal.  Kehadiran film terbaru produksi Asia seperti China, Jepang dan Korea juga semakin menyemarakkan bioskop dalam negeri.

Beberapa film terbaru rilisan luar negeri yang cukup populer seperti Transformer atau Green Lantern masih menjadi film yang ditunggu-tunggu penggemar film di tanah air. Berkembangnya pembajakan DVD sepertinya tidak memberi pengaruh yang cukup banyak terhadap jumlah penonton yang memilih menonton di bioskop.Budaya menonton bioskop sepertinya telah cukup berkembang di masyarakat Indonesia terutama di kota-kota besar.  Harga tiket yang cukup terjangkau juga menjadi alasan jumlah penonton yang cukup besar untuk film barat populer yang didatangkan ke bioskop dalam negeri. Kehadiran film impor diharapkan dapat memanaskan persaingan yang sehat untuk memacu insane film dalam negeri agar dapat menghasilkan film dengan tingkat kesuksesan yang tidak kalah meskipun hanya di segi penjualan tiket penonton biskop.

Leave a Reply